Home ---Hal.Politik Umum
 
   Home > Politik Umum > d12  
     
 
 
 

Peta Pola Migrasi di Papua

 

Daerah

Keterangan

Raja ampat

Potensi pembangunan tinggi
Daerah arus migrasi warga dari tobelo
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

 

Kota sorong

Potendi pembangunan tinggi
Daerah industri dan perdagangan
Daerah arus migrasi warga dari tobelo
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1

Sorong selatan

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Manokwari

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Teluk bintuni

Potensi pembangunan tinggi
Daerah arus migrasi warga dari minahasa, bugis
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1

Teluk wondama

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1
Daerah arus migrasi warga dari minahasa, bugis

Fak-kak

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Kaimana

Potensi pembangunan tinggi
Persentase bmigran ke papua 4,2 – 11,2

Nabire

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2
Merupakan daerah transmigrasi

Mimika

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1
Daerah arus migrasi warga dari sunda, jawa, madura, bali, bima
Merupakan daerah industri dan perdagangan

Paniai

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Waropen

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Puncak jaya

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Tolikara

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Jayawijaya

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Yahukimo

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Asmat

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Mappi

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Merauke

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2
Merupakan daerah arus migrasi warga dari dayat, banjar, bugis, ambon, kei, minahasa
Merupakan daerah transmigrasi

Boven digoel

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Pegunungan bintang

Potensi pembangunan rendah
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Keerom

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1
Merupakan daerah transmigrasi

Kota jayapura

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1

Jayapura

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Sarmi

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 11,2 – 25,1

Yapen waropen

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 4,2 – 11,2

Biak numfor

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant migrant ke papua 4,2 – 11,2

Supiori

Potensi pembangunan tinggi
Persentase migrant ke papua 0,5 – 4,2

Metodologi :
Potensi pembangunan daerah terdiri dari komponen indeks pembangunan manusia (IPM) dan PDRB per kapita nonmigas di 31 kabupaten kota papua dan papua barat, khusus kabupaten mimika mengeluarkan pertambangan nonmigas. Variable tersebut dianalisis dengan metode pengelompokan two step. Ditemukan 2 kelompok. Potensi tinggi dan rendah

 

Kronologi pemekaran papua dan papua barat

 

1963

1969

1993

1999

2002

2003

2007

 

 

 

Papua

1. Holandia
(jayapura)

 

2. Geelvinkbaali (teluk cenderawasih dan biak)

3. Nieuw guinea tengah (enarotali)

 

 

 

 

4. Nieuw guinea selatan (merauke)

1.1 Jayapura

 

2.1 Biak numfor

2.2 Yapen waropen (serui)

3.1 Paniai

 

 

3.2 Jayawijaya

 

 

4.1 Merauke

 

1.1.1 Kota jayapura

 

 

 

 

 

3.1.1 Nabire (induk)
3.1.2 Paniai
3.1.3 Puncak jaya

3.2.1 Pegunungan bintang
3.2.2 Yahukimo
3.2.3 Tolikara

4.1.1 Boven digoel
4.1.2 Mappi
4.1.3 Asmat

1.1.2 Sarmi
1.1.3 Keerom

 

 

2.2.1 Waropen

 

 

2.1.1 Supiori

1.1.2.1 Memberamo raya*


2.2.1.1Memberamo raya*

Papua barat

        • Fak-fak

 

        • nieuw Guinea barat (sorong)

 

2.1 sorong

 

 

2.2 manokwari

 

 

1.1 mimika

 

2.1.1 kota sorong

1.2 kaimana

2.1.2 sorong selatan
2.1.3 raja ampat

 

2.2.1 teluk bintuni
2.2.2 wondama

 

 

*) gabungan beberapa kecamatan di kabupaten sarmi dan waropen

 

Jajak pendapat tentang papua
“ puas atau tidak puaskah anda dengan upaya pemerintah papua selama ini dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat papua? “
(dalam persen )

Kriteria

Puas

Tidak puas

Tidak tahu

Kualitas pendidikan

59,2

38,7

2,1

Pelayanan kesehatan

59,8

38,9

1,3

Perekonomian rakyat

45,6

50,1

4,3

“ di daerah anda saat ini sulit atau mudahkah mendapatkan pekerjaan? “
(dalam persen )

Kota

Sulit

Mudah

Tidak tahu

Jayapura

71,1

24,3

4,6

Wamena

76,7

20,0

3,3

Merauke

73,7

23,7

2,6

Sorong

73,6

23,0

3,4

Manokwari

60,0

3,4

6,0

Fak-fak

69,8

30,2

0,0

Biak

90,9

9,1

0,0

Nabire

67,4

32,6

0,0

Timika

80,6

19,4

0,0

Metode jajak pendapat :
Pengumpulan pendapat melalui telepon ini diselenggarakan litbang kompas pada 29-30 agustus 2007. sebanyak 975 responden berusia minimal 17 tahun dipilih secara acak menggunakan metode sistematis dari buku telepon. Sebanyak 507 responden berdomisili di jayapura, wamena, marauke, sorong, manokwari, fak-fak, biak, nabire dan timika. Adapun 468 responden lainnya berdomisili di Jakarta, yogyakarta, Surabaya, medan, padang, pontianak, banjarmasin, makasar dan manado. Jumlah responden di setiap kota ditentukan secara proporsional. Emnggunakan metodeini, pada tingkat kepercayaan 95%, nirpencuplikan penelitian 4,5%. Meskipun demikian, kesalahan di luar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Hasil jajak pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mewakili pendapat penduduk papua atau seluruh masyarakat negeri ini.

 

--------------------------------------
Sumber data :litbang kompas, diolah dari SP 2000 dan bakosurtanal
Sumber berita : harian kompas/Sabtu, 1 september 2007

 

 

 
 

 

 
 
    Powered by - Infid   Copyright © 2008