| |
Data ASEAN (data tahun 2006 )
| Didirikan |
Bangkok, 8 agustus 1967 |
Secretariat asean |
Jakarta, Indonesia |
Sekretaris jenderal |
Ong keong yong |
Populasi |
567,55 juta |
Total luas wilayah (darat) |
4.464.456 km2 |
Kepadatan penduduk |
127 jiwa per km2 |
Pertumbuhan penduduk tahunan |
1,5% |
PDB gabungan |
1.07 trilliun dollar AS |
PDB per kapita |
1.890,3 dollar AS |
Pertumbuhan rata-rata PDB |
5,9% |
Ekspor |
750,7 milliar dollar AS |
Impor |
654,09 milliar dollar AS |
Total perdagangan |
1,404 trilliun dollar AS |
Investasi langsung LN |
53,331 milliar dollar AS |
Tujuan asean |
- mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan social dan pembangunan budaya di kawasan
- meningkatkan perdamaian dan stabilitas kawasan dengan menghormati peradilan dan hokum dalam hubungan mesing-masing Negara di kawasan serta mematuhi prinsip-prinsip piagam PBB
|
Visi asean |
- disetujui oleh para pemimpin asean pada peringatan 30 tahun asean, yang sepakat untuk memiliki pandangan bersama asean, sebagai perpaduan Negara-negara asia tenggara yang memandang ke depan, hidup dalam perdamaian, stabilitas dan kemakmuran, terikat dalam kemitraan pembangunan yang dinamis dan dalam masyarakat yang saling peduli
|
Pilar asean |
- masyarakat keamanan asean
- masyarakat ekonomi asean
- masyarakat sosio-kultural asean
|
Prinsip dasar asean |
- saling menghormati kemerdekaan, kedaulatan, persamaan, integritas territorial dan identitas nasional semua Negara
- hak bagi tiap Negara untuk menjalankan eksistensi nasionalnya bebas dari campur tangan pihak luar, subversi maupun paksaan
- saling tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing
- penyelesaian perbedaan dan persengketaan dengan cara damai
- menolak penggunaan ancaman dan paksaan
- kerjasama yang efektif antar Negara anggota
|
Data Kerjasama ekonomi ( AFTA )
| Tanggal |
Keterangan |
27 – 28 januari 1992 |
Dalam KTT IV asean di singapura, para menteri ekonomi asean menandatangani “agreement on the common effective prevential tariff” (CEPT) untuk asean free trade area (AFTA) atau perdagngan bebas asean |
11 september 1992 |
Dewan AFTA dibentuk untuk mempercepat implementasi AFTA |
11 desember 1992 |
Keenam Negara asean di Jakarta, sepakat menurunkan tariff 15 kelompok produk di bawah skema CEPT secara simultan, mulai 1 januari 1993 |
1 november 1993 |
Pengumuman daftar produk dalam skema |
21 mei 1994 |
Dewan menteri AFTA dalam pertemuan ke-5 di chiangmai, Thailand, memutuskan mempercepat realisasi AFTA dari 15 tahun menjadi 10 tahun ( 2008 menjadi 2003 ). Akhirnya dipercepat lagi menjadi 2002 |
1 januari 2002 |
AFTA resmi berlaku |
8 agustus 2003 |
Para menteri ekonomi asean setuju mengedopsi aturan tariff yang sama, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, singapura, dan Thailand telah diturunkan antara 0,5% sejak tahun 1992, akan diselesaikan pada 2010 dan 2015 untuk anggota baru (kamboja, Myanmar dan Vietnam) |
4 mei 2007 |
Pertemuan menteri ekonomi asean di Brunei Darussalam, ditetapkan bahwa integrasi ekonomi ini akan membentuk pasar dan basis produksi tunggal yang memungkinkan aliran bebas barang, jasa, modal, investasi dan pekerja terampil |
Kerjasama politik, hokum dan keamanan asean
| 27 november 1971 |
Deklarasi zona aman, bebas dan tidak berpihak bertujuan menciptakan wilayah asia tenggara sebagai daerah yang dmai, bebas dan netral |
24 februari 1976 |
Deklarasi kerukunan asean ( asean concord ) untuk menjaga stabilitas asean untuk mencapai perdamaian dan keamanan internasional |
15 desember 1987 |
Protocol amandemen perjanjian persahabatan dan kerja sama asia tenggara (treaty of amity and cooperation) tidak hanya dilakukan Negara anggota asean, tetapi juga terbuka bagi Negara-negara lain |
22 juli 1992 |
Deklarasi asean mengenai laut china selatan di Filipina. Negara-negara asean sepakat untuk tidak menggunakan cara kekerasan dalam menyelesaikan persoaln di laut china selatan |
15 desember 1995 |
Perjanjian kawasan bebas nuklir asia tenggara dibuat dalam rngka memperkuat ketahanan menuju terwujudnya kawasan asia tenggara yang damai, bebas senjata nuklir. |
20 desember 1997 |
Deklarasi asean terhadap kejahatan lintas Negara mencerminkan ketegasan asean menghadapi masalah kejahatan transnasional termasuk terorisme, obat terlarang, pencucian uang dan penyelundupan manusia. |
13 oktober 2000 |
Deklarasi menuju asean bebas obet terlarang tahun 2015. deklarasi ini mengikat kerja sama antar Negara mencegah distribusi obat-obatan terlarang |
5 november 2001 |
Deklarasi kerjasama asean memerangi terorisme, menciptakan kerjasama Negara-negara asean untuk melawan terorisme, semua pihak terkait saling memberikan informasi dan menetapkan langkah yang tepat |
10 juni 2002 |
Persetujuan asean tentang pencemaran asap lintas batas, bekerja sama iuntuk mencegah polusi kabut dengan mengatasi kebakaran, menetapkan sisitem peringatan awal, tukar menukar informasi dan teknologi, serta menyediakan bantuan yang diperlukan |
7 oktober 2003 |
Deklarasi kerukunan asean II (asean concord II). Melaksanakan kesepakatan asean sebagai zona aman, damai dan bebas nuklir. Memperkuat tiga pilar utama asean, yakni kerjasama politik dan kamanan, ekonomi serta social dan budaya |
30 november 2004 |
Masyarakat keamanan asean, terdiri dari enam komp[onan utama : pembangunan politik, pembentukan norma-norma yang dilaksanakan bersama, pencegahan konflik, resolusi konflik, perdamaian pasca konflik dan mekanisme kelembagaan sesuai aksi pembangunan politik yang adil, demokratik dan harmonis. |
Kerjasama social budaya asean
| 29 november 1984 |
Deklarasi Bangkok tentang lingkungan asean, menekankan penurunan kualitas lingkungan akibat pertumbuhan penduduk dan pengembangan serta kewajiban menjaga kekayaan alam yang dimiliki |
30 oktober 1987 |
Resolusi Jakarta tentang pembangunan yang berkelanjutan, Negara asean melaksanakan konsep pembangunan yang berkelanjutan, berfokus pada sumber daya yang berarti bagi kawasan seperti zona laut internasional, hutan tropis di masing-masing Negara, kualitas air serta polusi |
18 desember 2003 |
Deklarasi asean tentang taman hutan (heritage parks), untuk melindungi taman konservasi alam di masing-masing Negara asean. |
Olah raga
Southeast asian games (sea games ) |
Ajang pertandingan olah raga tingkat asean yang diikuti 11 negara di asia tenggara |
Asean football championship |
Ajang kompetisi sepak bola si asia tenggara. Dimulai tahun 1996 dan dikenal dengan tiger cup (piala asean) |
Profil Negara –negara anggota asean
| Negara |
Kepala negara |
Ibu kota |
Luas wilayah |
Jumlah penduduk |
bahasa |
Mata uang |
PDB per kapita |
Brunei darussalam |
Sultan has anal bolkiah |
Bandar seri begawan |
5.765 km2 |
383.000 (2005) |
Melayu, inggris |
B$ (dollar Brunei) |
30.213,6 US$ |
Indonesia |
Presiden susilo bambang yudoyono |
Jakarta |
1.890.754 km2 |
222,051 juta |
Indonesia |
rupiah |
1.640,4 US$ |
Malaysia |
DYMM Al wathiqu billah tuanku mizan zainal abiding dengan kepala pemerintahan perdana menteri Abdullah ahmad badawi |
Kuala lumpur |
330.257 km2 |
26,1277 juta |
Melayu, inggris, china, tamil |
Ringgit malaysia |
5.880,4 US$ |
Filipina |
Presiden gloria macapagal arroyo |
Manila |
300.000 km2 |
85.236,9 juta |
Tagalong, inggris, spanyol |
peso |
1.351,5 US$ |
Thailand |
Raja bhumibol adulyadej dengan kepala pemerintahan PM surayud Chullanot |
Bangkok |
513.254 km2 |
64.763,0 juta |
thai |
bath |
3.167,8 US$ |
Kamboja |
Raja norodom sihamoni dengan kepala pemerintahan PM Hun Sen |
Phonm penh |
181.035 km2 |
14.163 juta |
khmer |
riel |
512 US$ |
laos |
Presiden choummaly sayasone dengan kepala pemerintahan PM bouasone boupavanh |
Vientiane |
236.800 km2 |
5.938,8 juta |
lao |
New kip |
574,0US$ |
Myanmar |
Jenderal than shwe kepala pemerintahan PM soe win |
Yangon |
676.577 km2 |
56.002,6 juta (2205) |
myanmar |
Myanmar kyat |
208,6 US$ |
Singapura |
Presiden SR Nathan dengan kepala pemerintahan lee Hsien Loong |
Singapura |
697 km2 |
4,198 juta (2004) |
Inggris, melayu, china, tamil |
Dollar singapura (S$) |
29.499,6 US$ |
Vietnam |
Presiden nguyen minh triet dengan kepala pemerintahan PM nguyen tan dung |
Hanoi |
330.363 km2 |
83.119,9 juta |
vietnam |
New dong |
723,9 US$ |
--------------------------------------
Sumber data : litbang kompas, data diolah dari secretariat asean
Sumber berita : harian KOMPAS/rabu,8 agustus 2007
|
|