Home ---Hal.Hankam
 
   Home > hankam > f2  
     
 
 
 

Jejak pendapat Harian Kompas Mengenai Komponen Cadangan Pertahanan Negara


Pertanyaan 1 “Setuju atau tidak setujukah anda dengan rencana pemerintah menyusun UU Komponen cadangan yang mewakili seluruh komponen masyarakat untuk terlibat dalam pertahanan Negara”

 

Setuju

Tidak Setuju

Tidak Tahu

PNS/ BUMN

77,4 %

18,9 %

3,7 %

Karyawan Swasta

69,8 %

24,9 %

5,3 %

Wiraswasta/ Pengusaha

69,8 %

24,8 %

5,4 %

TNI/ POLRI

85,7 %

14,3 %

-

Pelajar/ Mahasiswa

66,4 %

26,2 %

7,4 %

Pensiunan

63,8 %

29,8 %

6,4 %

Ibu rumah tangga

70,4 %

23,6 %

6 %

Tidak Bekerja

64,4 %

31,1 %

4,5 %

 

Pertanyaan 2 “Seandainya Saat anda diminta untuk ikut wajib militer, apakah anda akan menerima atau menolaknya?”

 

Setuju

Tidak setuju

Tidak tahu

PNS/ BUMN

43,4 %

50,9 %

5,7 %

Karyawan Swasta

45 %

49,7 %

5,3 %

Wiraswasta/ Pengusaha

46,5 %

46,5 %

7 %

TNI/ POLRI

71,4 %

28,6 %

-

Pelajar/ Mahasiswa

47,7 %

47,7 %

4,6 %

Pensiunan

59,6 %

36,2 %

4,2 %

Ibu rumah tangga

34,8 %

55,4 %

9,8 %

Tidak Bekerja

37,8 %

55,6 %

6,6 %

 

Pertanyaan 3 “Menurut anda manakah yang paling penting untuk memperkuat pertahanan Indonesia saat ini: meningkatkan kualitas aparat TNI, meningkatkan tehnologi pertahanan, atau mobilisasi rakyat untuk wajib militer”

 

Kualitas TNI

Teknologi pertahanan

Mobilisasi rakyat

Tidak tahu

Jakarta

60 %

24,9 %

13,2 %

1,9 %

Yogyakarta

43,8 %

34,4 %

3,1 %

18,7 %

Surabaya

59 %

22,3 %

14,5 %

4,2 %

Medan

52,2 %

34,8 %

7,2 %

5,8 %

Padang

53,8 %

30,8 %

11,5 %

3,9 %

Banjarmasin

48 %

44 %

8 %

-

Pontianak

95,2 %

4,8 %

-

-

Manado

50 %

38,9 %

11,1 %

-

Makassar

55,4 %

26,8 %

12,5 %

5,3 %

Jayapura

47,4 %

31,6 %

31,6 %

15,7 %

--------------------------------------
Sumber data : Litbang harian kompas/ Senin, 19 November 2007. Pengumpulan pendapat melalui telephone, dielenggarakan oleh Litbang Kompas pada tanggal 14-15 November 2007. sebanyak 834 responden beruais minimal 17 tahun dipilih secara acak dengan menggunakan metode pencuplikan sitematis dari buku telephone terbaru. Responden berdomisili di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Makasar, Menado dan Jayapura. Jumlah responden diberbagai kota ditentuka secara proporsional. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Nirpencuplikan 3,4 persen. Meskipun demikian kesalahn diluar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Hasil jejak pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mewakili pendapat seluruh masyarakat di negeri ini.
Sumber Berita : Harian Kompas/ Senin, 19 November 2007

 

 
 

 

 
 
    Powered by - Infid   Copyright © 2008