| |
Data Potensi Energi Angin
Energi angin sudah digunakan banyak Negara, dan pada 2030 diperkirakan akan memasok 30 % kebutuhan listrik dunia. Sementara Indonesia masih berkutat dengan energi fosil ( BBM dan Batubara ). Ketika BBM naik para pejabat pusing memikirkan subsidi yang membengkak. Anehnya pejabat negeri ini tidak memikirkan potensi energi angin yang terbarukan.
Turbin angin dapat menghasilkan listrik 70 – 85% sepanjang waktu tetapi hasilnya dapat berbeda karena tergantung pada kecepatan angin.
Kapasitas Energi Angin Saat Ini ( dalam megawatts – MW )
Tahun |
Kapasitas ( ribuan ) |
2001 |
3.531 |
2002 |
17.400 |
2005 |
59.084 |
Proyeksi Pertumbuhan Pasar Suplai Listrik Dunia ( dalam % )
Tahun Proyeksi |
Proyeksi ( dalam % ) |
Maju ( proyeksi GWEC ) |
Sedang ( proyeksi GWEC ) |
Proyeksi IEA* |
2005 |
0,8 |
0,8 |
0,8 |
2030 |
29,1 |
15,6 |
5 |
2050 |
34,2 |
17,7 |
6,6 |
* Internasional Energy Agency
Kecepatan Pertumbuhan Kapasitas Perubahan Kapasitas Instalasi Turbin ( dalam % ) 2004-2005
Negara |
Kecepatan Pertumbuhan ( dalam % ) |
Prancis |
100,8 |
Portugal |
85,8 |
Australia |
70,3 |
Belgium |
67,0 |
China |
64,4 |
Kanada |
53,8 |
Inggris |
50,3 |
Irlandia |
46,9 |
India |
41,8 |
AS |
36 |
Lima Besar Negara Yang Melakukan Instalasi Turbin Angin 2005 ( dalam % )
Negara |
Persentase |
Jerman |
31,1 % |
Spanyol |
16,9 % |
AS |
15,5 % |
India |
7,2 % |
Denmark |
5,2 % |
Negara lainnya |
24,1 % |
--------------------------------------
Sumber data: Global Wind Energy Council, BP Energy Report, British Wind Energy Association
Sumber berita : Media Indonesia Kamis, 8 November 2007 |
|